KABARBAIK.NEWS —- Festival kuliner “Satu Kota 1000 Rasa” menjadi panggung bagi 151 pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada tamu dari berbagai daerah. Dalam kunjungan tersebut, Selvi Ananda didampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Makassar Melinda Aksa menyusuri area pameran, menyapa para pelaku usaha, serta melihat langsung beragam kuliner dan produk lokal yang menjadi kebanggaan Sulawesi Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (11/7/2026), merupakan bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46. Festival ini dirancang sebagai ruang promosi bagi pelaku UMKM sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Sulawesi Selatan kepada tamu dari berbagai provinsi.
Munafri Arifuddin mengatakan, penyelenggaraan festival tidak hanya bertujuan memeriahkan agenda nasional, tetapi juga menjadi strategi memperkuat citra Makassar sebagai destinasi wisata kuliner dan pusat ekonomi kreatif di kawasan Indonesia Timur.
Menurutnya, beragam kuliner khas yang ditampilkan menjadi representasi kekayaan cita rasa yang selama ini menjadi daya tarik Kota Makassar bagi wisatawan.
“Momentum seperti ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepada tamu dari berbagai daerah bahwa Makassar memiliki kekayaan kuliner yang lengkap dan layak menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di Indonesia,” ujar Munafri.
Selain memperkenalkan kuliner lokal, Pemerintah Kota Makassar juga ingin mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan promosi produk UMKM. Kehadiran tamu nasional diharapkan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Munafri menambahkan, pemerintah akan terus memperkuat ekosistem UMKM melalui pembinaan, kemudahan perizinan, hingga memperluas akses pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, menjelaskan bahwa tema “Satu Kota 1000 Rasa” dipilih untuk menggambarkan keberagaman kuliner yang dapat dinikmati masyarakat dalam satu lokasi.
Sebanyak 151 UMKM yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari Kota Makassar, tetapi juga melibatkan pelaku usaha dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Beragam hidangan tradisional, jajanan khas, minuman lokal, hingga produk olahan dipamerkan sebagai bagian dari promosi potensi daerah.
Melinda berharap festival tersebut mampu memperkuat posisi Makassar sebagai pintu gerbang promosi produk unggulan Sulawesi Selatan sekaligus mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha mikro agar terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar menargetkan festival kuliner tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas serta memperkenalkan identitas kuliner Sulawesi Selatan kepada masyarakat Indonesia.


















