Breaking News
NEWS  

JMSI Sulsel Gelar Musda 8–9 Agustus, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Visi Media Siber

KABARBAIK.NEWS Makassar — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada 8–9 Agustus 2025 di Hotel Almadera, Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat solidaritas, mengonsolidasikan organisasi, dan menyelaraskan visi para pengelola media siber di Sulsel.

Ketua Panitia Musda JMSI Sulsel Fajar Nurdin mengatakan, bahwa Musda ini akan diikuti oleh 32 media siber anggota JMSI di wilayah Sulawesi Selatan. Setiap anggota memiliki satu hak suara dalam proses pemilihan ketua yang baru.

“Musda ini bukan hanya agenda lima tahunan, tetapi juga ajang memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem media siber yang sehat, beretika, dan taat regulasi,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).

Mengusung tema “Etika dan Regulasi Media Siber di Era Digital”, Musda ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis yang akan menjadi panduan JMSI Sulsel dalam menghadapi tantangan industri media di tengah arus digitalisasi yang semakin pesat.

Rangkaian kegiatan akan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, yang dijadwalkan hadir langsung di Makassar. Selain sidang pleno dan pembahasan program kerja, Musda juga akan menjadi ajang silaturahmi antarpengelola media untuk memperkuat jejaring dan kerja sama.

“Kami ingin JMSI Sulsel menjadi rumah besar bagi media siber, tempat berbagi pengetahuan, menjaga standar profesionalisme, dan membangun sinergi demi kepentingan publik,” tambah Fajar.

Pendaftaran calon ketua JMSI Sulsel telah dibuka sejak 1–7 Agustus 2025 di Sekretariat Panitia, Kompleks Perumahan Permata Hijau Lestari, Jalan Letjen Hertasning, Makassar. Sejumlah nama disebut-sebut siap maju memperebutkan posisi ketua periode mendatang.

Dengan agenda padat dan pembahasan strategis, Musda JMSI Sulsel 2025 diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang solid serta langkah konkret dalam memperkuat peran media siber sebagai pilar keempat demokrasi di Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *