KABARBAIK.NEWS – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, mengapresiasi kontribusi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam mendukung upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Bantaeng. Apresiasi tersebut disampaikan saat peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Bantaeng di Gedung Balai Kartini, Selasa (27/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Uji Nurdin itu menyebut angka stunting di Bantaeng turun dari 7 persen menjadi 5,8 persen. Ia menilai peran aktif kader PKK di tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan turut mendukung upaya peningkatan kesehatan keluarga.
“Dengan aktifnya PKK Bantaeng ini, mulai dari kabupaten, kecamatan, sampai ke tingkat kelurahan dan desa, tentunya memperlihatkan perubahan. Saat ini angka stunting kita dari 7 persen menjadi 5,8 persen. Ini tentunya tidak mungkin kita capai kalau tidak ada dukungan dari ibu-ibu PKK. Terima kasih atas kinerja yang diberikan yang sangat berdampak kepada masyarakat Kabupaten Bantaeng,” kata Uji Nurdin.
Peringatan HKG PKK ke-54 tahun 2026 tersebut dihadiri Bupati Bantaeng bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Ny. Gunya Paramasukhaputri.
Tahun ini, HKG PKK mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menekankan pentingnya penguatan gerakan PKK agar selaras dengan arah pembangunan nasional.
PKK Diminta Perkuat Program Berbasis Keluarga
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, menegaskan bahwa pelaksanaan program PKK harus memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat, bukan sekadar menjadi kegiatan rutin organisasi.
Menurutnya, gerakan PKK merupakan investasi jangka panjang untuk membangun keluarga yang berdaya sekaligus mempersiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
“Kita dituntut untuk tidak hanya menjalankan program sebagai rutinitas, melainkan sebagai investasi jangka panjang demi masa depan bangsa. Melalui kekuatan 10 Program Pokok PKK, kita memiliki fondasi yang kuat untuk mendukung Asta Cita pemerintah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah program yang perlu terus diperkuat meliputi ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah, pencegahan stunting, peningkatan literasi, pendidikan anak, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Pelaksanaan program tersebut, lanjutnya, perlu dimulai dari lingkungan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat. Dengan demikian, PKK diharapkan mampu berkontribusi dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
“Anda semua adalah pahlawan tanpa tanda jasa di lini terdepan kesejahteraan keluarga. Tetaplah menjaga kekompakan, kuatkan implementasi 10 Program Pokok PKK demi mewujudkan keluarga Indonesia yang berdaya, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.
Peringatan HKG PKK ke-54 ini turut dihadiri Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bantaeng, Hj. Rahma Arsyad; Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir; unsur Forkopimda atau perwakilannya; anggota DPRD Bantaeng; pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD); pimpinan BUMN, BUMD, dan persero; serta para camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Bantaeng.


















