Breaking News

Hadirkan Ustadz Maulana Sambut Ramadan, Taruna Ikrar: BPOM Gelar Doa dan Berbagi untuk “Pekerja Senyap”

JAKARTA — Ada suasana berbeda di lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menjelang Ramadan 1447 H / 2026 M. Untuk pertama kalinya, bertemoat di gedung BPOM menggelar doa bersama menyambut bulan suci dengan menghadirkan dai kondang Ustadz Nur Maulana, sekaligus berbagi kepada para “pekerja senyap” mereka yang selama ini bekerja tanpa sorotan: petugas kebersihan, tukang kebun, satpam, sopir, hingga office boy.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dipimpin langsung Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar.

Acara dipusatkan di kantor BTI BPOM dan diikuti oleh staf serta karyawan BPOM dari seluruh Indonesia. Melalui sambungan Zoom, seluruh balai BPOM di berbagai daerah turut bergabung sehingga doa menyambut Ramadan berlangsung serentak secara nasional.

Menurut Taruna Ikrar, Ramadan bukan hanya momentum spiritual pribadi, tetapi juga momentum lembaga untuk memperkuat empati sosial.

“BPOM berdiri bukan hanya oleh pejabat dan tenaga profesional, tetapi juga oleh orang-orang yang setiap hari memastikan kantor tetap bersih, aman, dan berjalan.

Ramadan adalah waktu terbaik untuk menghormati dan berbagi kepada mereka,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Taruna Ikrar juga menekankan bahwa perintah puasa dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183 tidak hanya berdimensi ibadah, tetapi membawa hikmah besar bagi kesehatan tubuh dan ketakwaan seseorang.

Ia mengulas manfaat puasa dari perspektif kesehatan dan neurosains, sejalan dengan komitmen BPOM dalam mengedukasi masyarakat mengenai pola konsumsi obat dan makanan yang sehat selama Ramadan.

“Saat kita berpuasa kurang lebih 16 jam, ada tiga proses fisiologis penting yang terjadi di dalam tubuh,” jelasnya.

Proses pertama adalah glikolisis, yaitu pemecahan glukosa. Dalam sekitar delapan jam pertama, tubuh menggunakan cadangan energi dari makanan sahur.

Setelah itu, karena tidak ada lagi asupan makanan, tubuh mulai memanfaatkan cadangan lemak sebagai sumber energi.

“Proses ini membantu membersihkan pembuluh darah dari simpanan yang berpotensi menjadi sumber penyakit,” tambahnya.

Proses berikutnya adalah autofagi, mekanisme tubuh membuang sel-sel rusak dan menggantinya dengan sel baru melalui regenerasi.

Mekanisme ini berkontribusi dalam mencegah berbagai penyakit metabolik seperti obesitas, diabetes, penyakit degeneratif, termasuk kanker dan penyakit jantung koroner.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Maulana mengingatkan bahwa persiapan Ramadan harus dimulai dari hati sebelum fisik berpuasa. Ia menyampaikan pesan hikmah menyambut 1 Ramadan yang ditetapkan pemerintah melalui sidang isbat 17 Februari dengan pemantauan hilal di 124 titik.

Ia mengajak umat Islam melakukan amalan saat Ramadan ditetapkan, yakni sujud syukur dengan membaca tasbih lengkap 11 kali sebagai rasa syukur dipertemukan dengan Ramadan, mengangkat tangan berdoa memohon kekuatan beribadah

“Ya Allah berikan aku rezeki untuk menjalankan ibadah di bulan Ramadhan”, berniat puasa sebulan penuh karena Allah Ta’ala, memperbarui niat setiap malam sebelum Subuh, serta menyambut malam pertama dengan ucapan Marhaban Ya Ramadhan.

Ustad maulana juga mengingatkan keutamaan Lailatul Qadar yang setara dengan ibadah lebih dari 1000 bulan atau sekitar 83 tahun 4 bulan.

Sebanyak 300 pekerja senyap merasakan langsung manfaat kegiatan ini melalui santunan dan paket kebutuhan Ramadan yang diserahkan BPOM.

Banyak di antara mereka yang mengaku terharu baru pertama kali merasakan perhatian khusus dari pimpinan dalam acara resmi.

Taruna Ikrar berharap kegiatan ini menjadi budaya baru di BPOM lembaga pengawas yang tidak hanya kuat dalam sains dan regulasi, tetapi juga dalam nilai kemanusiaan.

“Ramadan bukan hanya datangnya bulan, tetapi datangnya kesempatan. Kita siapkan hati sebelum tubuh berpuasa,” tutupnya.

Marhaban Ya Ramadhan. Semoga seluruh keluarga besar BPOM dan masyarakat Indonesia dipertemukan dengan malam Lailatul Qadar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *